Home / Berita / ADA PENISTAAN AGAMA DI HOLCIM INDONESIA, SARBUMUSI MELAWAN
Logos of the cement company Holcim are seen 23 August 2007 in Eclepens. Swiss group Holcim, the world's second-largest cement maker reported on today a 162.7-percent surge in first-half net profit to 2.9 billion Swiss francs (1.8 billion euros). Holcim also plans to launch a public takeover offer for India's Ambuja Cements. AFP PHOTO / FABRICE COFFRINI

ADA PENISTAAN AGAMA DI HOLCIM INDONESIA, SARBUMUSI MELAWAN

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI) menentang dugaan praktik penistaan agama oleh “oknum” manajemen PT Holcim Indonesia terhadap salah satu pegawainya, Cornelius Arianto Wibisono. Sebagai seorang muslim, Cornelius menuturkan, dirinya “dipaksa” memakan daging babi oleh Direktur O & HRD PT Holcim Indonesia Wiwik Wayhuni.

Tidak berhenti sampai disitu. Wiwik Wahyuni diduga juga melakukan keputusan sepihak, yaitu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Cornelius. Tindakan itu diambil tanpa memperhatikan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) maupun melibatkan sarikat pekerja.

  1. Terhadap hal itu, DPP Konfederasi SARBUMUSI menyatakan sikap sebagai berikut; Menuntut kepada Presiden Direktur PT. Holcim Indonesia untuk membentuk tim Investigasi terhadap Direktur O & HR PT. Holcim Indonesia Kantor Pusat atas penghinaan dan penistaan Agama Islam saudara Cornelius Arianto Wibisono dan bila terbukti melanggar agar di Pecat dari PT. Holcim Indonesia;
  2. Menuntut kepada Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia untuk menurunkan Pengawas terhadap manajemen PT. Holcim Indonesia atas pelanggaran SARA dalam Hubungan Industrial dan tidak menutup kemungkinan terkait apa yang dilakukan Holcim Indonesia atas pembiayaan separatis ISI dan Al-qaeda di Syuriah;
  3. Menuntut kepada Presiden Direktur PT. Holcim Indonesia,Tbk agar mengembalikan nama baik dan posisi hubungan industrial saudara Cornelius Arianto WIbisono terkait pelanggaran hubungan industrial dengan dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja tanpa Perjanjian Kerja Bersama PT Holcim Indonesia dan prosedur konstitusi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia;
  4. Menuntut Kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia untuk melakukan investigasi dan penyelidikan bahwa isu SARA yang dilontarkan Direktur O & HR PT. Holcim Indonesia merupakan kebijakan yang terstruktur dan terkait separatis ISIS dan Alqaeda di Indonesia

Pernyataan sikap ini dilayangkan ke sejumlah pihak. Antara lain, Presiden Direktur PT Holcim Indonesia, Menteri Tenaga Kerja Indonesia, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komnas HAM dan Ketua Umum PBNU.

Perlu diketahui, Cornelius merupakan Ketua Federasi Niaga, Keuangan, Bank dan Asuransi Konfederasi SARBUMUSI. Di PT Holcim Indonesia, Cornelius menjabat sebagai General Manager. Sebelumnya Cornelius sempat berkarir di PT Chevron Pasific Indonesia. (Ali Ramadhan)

Berikut pernyataan resmi DPP Konfederasi SARBUMUSI Terhadap Kebijakan PT Holcim Indonesia dapat dilihat disini

Pernyataan Sikap Sarbumusi terkait Holcim Indonesia

Check Also

PANDANGAN UMUM UNSUR SP/SB, BP LKS TRIPARTIT NASIONAL

  Hubungan industrial adalah dialektika dan relasi kuasa antara pekerja/buruh dan pemberi kerja. Hubungan industrial …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *