Home / Berita / Begini Hasil FGD LMDH Sarbumusi dengan BPJS Ketenagakerjaan
Sekjen Sarbumusi Eko Darwanto Memberi Sambutan usai prosesi pengukuhan FSB Kehutanan LMDH

Begini Hasil FGD LMDH Sarbumusi dengan BPJS Ketenagakerjaan

Purwokerto- Federasi LMDH Sarbumusi menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka untuk meningkatkan kepesertaan dalam rangka memberikan perlindungan kepada anggota LMDH Sarbumusi, Rabu (27/3/2019).

Ketua Federasi LMDH Sarbumusi Imam Fujiono mengatakan kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan perlu di perkuat agar pekerja LMDH mendapatkan perlindungan dan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Seluruh pekerja dan mitra kerja Perhutani segera mendapatkan perlindungan program jaminan social ketenagakerjaan,” kata Imam

“Puluhaan ribu penyadap getah pinus dan ratusan ribu pekerja informal kehutanan lainnya di wilayah Banyumas Cilacap harus segera menjadi bagian dari keluarga besar BPJS Ketenagakerjaan,” imbuhnya.

Berikut Hasil dari FGD tersebut

Beberapa hal yang harus segera di tindak lanjuti agar pekerja informal sector kehutanan juga  target 1 juta pekerja kehutanan Jawa menjadi peserta BPJS TK tahun 2019 dapat tercapai, adalah :

  1. Membangun kesadaran tentang pentingnya perlindungan jaminan social ketenagakerjaan bagi pekerja informal adalah sebuah keharusan. Bukan sekedar sosialisasi yang harus di finalisasi dengan akuisisi. Untuk membangun kesadaran kolektif ditingkat pekerja perlu proses yang terus dan menerus sehingga para pekerja menjadi paham dan kemudian kesadarannya mengantarkan mereka mendaftar menjadi keluarga BPJS TK
  2. Desa hutan (LMDH) dengan jutaan pekerja sector informal kehutanan yang masih kental dengan stigma kebodohan, kemiskinan dan ketertinggalannya merupakan sasaran utama dan sepantasnya menjadi program priorotas perluasan kepesertaan BPU BPJS TK
  3. Sosialisasi dan pembentukan PERISAI di setiap LMDH juga pelatihan dan pendampingan bagi PERISAI selayaknya di dukung oleh Perum Perhutani dan BPJS TK sehingga standar  1 LMDH  1 PERISAI bisa segera terealisasi
  4. Dengan jumlah 5328 LMDH di Jawa, ketika 1 LMDH 1 Perisai, untuk mencapai angka 1 juta pekerja kehutanan menjadi peserta BPJS TK di tahun 2019, maka 1 Perisai cukup akusisi peserta hanya 200 (dua ratus) pekerja. Angka yang sangat mudah di peroleh dan ini PASTI BISA
  5. Harus segera di operasikan kanal pembayaran BPJS TK di setiap LMDH/Desa hutan sehingga anggota LMDH peserta BPJS TK tidak lagi mengeluh kesulitan membayar iuran. Idealnya setiap LMDH ada satu tempat yang menjadi tempat pembayaran iuran.
  6. BPJS TK mewakili Negara hadir memberikan perlindungan bagi seluruh pekerja sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945 alinea ke 4 sudah seharusnya memprioritaskan pekerja sector informal yang miskin dan bahkan sangat miskin. Orientasi pada kuantitas kepesertaan bukan pada kualitas besaran iuran. Misi BPJS TK tidak hanya mencegah kemiskinan baru tetapi mencegah yang sejahtera menjadi miskin, mencegah yang miskin menjadi fakir
  7. Membangun kewirausahaan social sebagai upaya untuk menjaga sustainability kepesertaan pekerja informal menjadi sangat layak untuk di kembangkan BPJS TK. Contoh: (a) Bekerjasama dengan Perum Perhutani mengembangkan sosiopreneur forester melalui sosiopreneur agroforestry dan sosiopreneur ekowisata pada kawasan hutan, (b) Kewirausahaan Sosial Budidaya Lalat Tentara Hitan berbasis kampung melalui program KAMPUNG JENIUS BPJS TK
  8. Untuk mendukung gerakan 1 juta pekerja kehutanan menjadi peserta BPJS TK di Jawa dan Madura, sangat baik jika di bentuk Tim khusus  operasi perluasan kepesertaan LMDH di bawah komando Dewas BPJS TK yang terdiri dari : (a) Perwakilan Dewas BPJS TK (b) Perwakilan Direksi BPJS TK (c) Perwakilan Direksi Perhutani, (d) Perwakilan Federasi Buruh Kehutanan LMDH, (e) Perwakilan K Sarbumusi, (f) Perwakilan Permadhina, (g) Perwakilan LMDH

Tim serupa juga efektif di bentuk di tingkat Provinsi dan ditingkat kantor Cabang BPJS TK

 

Check Also

Gelar Diklat Bagi Anggota, DPW Sarbumusi Jatim: Basis PT YEMI Ingin membuat klinik BPJS Kesehatan Sendiri

Pasuruan- Dewan Pimpinan Wilayah Sarbumusi Provinsi Jawa Timur menggelar Pendidikan dan Pelatihan untuk basis Sarbumusi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *